bagaimana mungkin puisi puisi indah tentang hijaunya gunung, birunya laut, jingganya senja, atau merahnya mawar tercipta tanpa indra ini, yap pemandangan yang luarbiasa indah tak kan berarti apa2 buat si buta. dan kita yang mempuyai kesempatan yang lebih baik ini selalu sekali lagi selalu lupa akan anugerah itu. mata sang kamera yang super canggih tanpa tanding itu sungguh merupakan hal yang sungguh luarbiasa tapi terkadang kita abaikan dengan tidak merawatnya dengan baik, selalu saja tiap hal yang penting baru terasa penting jika dia pergi. kesehatan akan sangat mahal harganya ketika kita sudah terbaring tak berdaya. Dan ini lah yang sedang kurasakan pandangan ku mulai kabur ini bukan kata kiasan, tapi memang dalam artian harfiah pandangan ku mulai kabur, mungkin ini adalah hasil dari
1. nonton tv dalam gelap
2. baca buku sambil tiduran
3. kurang makan sayur
4. doa ku terkabul
dari ke empat kemunkinan tersebut munkin yang ke 4 yang paling aneh, emang puyak pernah doa minta rabun? tidak, secara langsung mungkin tidak tapi. puyak pernah begitu terpesona dengan orang yang bermata empat (baca: pake kacamata), orang-orang yang bermata empat ini seperti mempunyai aura yang berbeda dari orang orang kebanyakan, pintar, cool dan misterius, superman aja kalo lagi nyamar pake kacamata. jadi di suatu pagi yang bodoh puyak pun melepaskan harapan kalo udah gede pengen make kacamata(memang cita2 yang gak mutu).
tapi belakangan ini puyak mulai ragu apakah memakai kacamata itu akan membawa perubahan yang baik atau malah menjadi lebih buruk. bukankah segala seseatu itu selalu memiliki dua sisi, negatif dan positif, sama kayak kacamata tadi kalo positifnya ya jadi keliatan pinter cool dan misterius, tapi kan negatifnya bisa jadi kayak kutu rayap, eh kutu buku, culun dan penyakitan....apa lagi ditambah dengan penyakit pelupa puyak yang stadium empat bisa2 tiap hari kerjaanya nyari kacamata mulu, jadi untuk sekarang ini puyak belum memutuskan untuk memakai kacamata apa gak, tapi yang pasti puyak harus periksa mata.......
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
puyak ... sabar yah....
ReplyDeletewlu dunia terlihat kabur tapi ada funee yang kan terangi mu dengan cahaya yang tak pernah pudar
a..lah...lah...lebay...