Tersenyum sebelum tidur: suatu pesan sederhana dari seorang teman, pesan ini walaupun sangat sederhana bahkan mungkin remeh temeh karena bukan hal yang luar biasa atau hal baru yang asing, tapi ketika lebih di resapi, di diamkan di pikiran dan di olah kedalaman maknanya maka kita akan menemukan kualitas diri dari seorang teman yang telah mampu berkata tersebut:Tersenyum sebelum tidur: dalam pengertian yang lebih dalam. dan yang puyak temukan dalam sejenak renungan, memberikan sesuatu wujud dari suatu keikhlasan dia berpesan kepada kita manusia yang telah lupa tujuan dari tidur, tidur tidak hanya melepas lelah badan setelah seharian bekerja setelah badan remuk redam di makan kertas. tapi tidur sebenarnya lebih dari itu. karena ketika pesan teman ini di dalami lagi dan di peras inti sarinya: pandangan puyak tentang tidur menjadi lebih luas, yang tidur cuma di artikan sebagai waktu istirahat,tapi lebih dari itu tidur menjadi suatu moment pelepasan bukan hanya lelah badan tapi juga melepas semua sampah sampah yang seharian mengotori pikiran dan jiwa kita....maka kembali pada pesan teman tadi Tersenyum sebelum tidur: maka dengan satu senyuman sebelum tidur itu berarti kita telah memutus rantai keresahan kekesalan dan kepenatan yang berpotensi di wariskan ke hari esok, kita tidak pernah lepas dari masalah tapi alangkah beratnya jika masalah yang sudah banyak itu harus kita tumpuk2 setiap harinya dan dilanjutkan lagi esoknya, maka walaupun botol mu kotor. Tersenyum sebelum tidur:mengajarkan kepada kita hal sederhana tapi sangat bermakna, suatu ritual senyum sebelum tidur merupakan simbol dari diri yang telah melepaskan segala keresahan ke penatan yang melanda di sepanjang hari dan senyuman itu bagai tutup botol yang terbuka yang dengannya kita bersiap mengisi botol2 jiwa yang telah kotor tadi dengan keluasan, keiklasan kepasrahan diri pada sang pemilik waktu yang terangkum dalam satu Tersenyum sebelum tidur: ingatlah ini Tersenyum sebelum tidur: karena itu bagai mengosongkan botolmu. senyuman ini pun jika kita artikan lebih jauh lagi akan kita dapati jenis jenis senyum yang bukan hanya enak di pandang tapi juga membawa kedamaian. kita tidak bicara soal jenis senyum sirik atau senyum anggkuh nyonya2 besar khas sinetron indo. tapi ini jenis senyum yang tidak bermotif, jika kita perhatikan orang orang tua kita yang telah mendekati masa akhirnya, maka perhatikan lah di masa mudanya mungkin dia ingin selalu di dengar ingin selalu bicara tapi ketika umur bertambah kedewasaan pun mencapai kematangannya orang orang tua ini lebih banyak mendengar dan diam kemudian tersenyum dan senyum ini pun tak bermotif, apa gerangan yang membuat senyum itu terbit? mungkin ini menjadi pertanyaan besar bagi diri puyak yang sedang kembali belajar tersenyum, tersenyum pada semua kebodohan, tersenyum pada semua kemarahan, tersenyum yang tak harus di sulut tapi menyulut, senyum yang walau pun tak seindah senyum monalisa tapi sebuah senyuman bisa mempengaruhi perdamaian dunia, begitulah satu teman bijak pernah berkata, lalu mengapa jika senyum yang begitu remeh temehnya menjadi begitu sulit bagi seorang, seorang yang masih begitu terikat dengan kekacauan kekesalan keresahan ketakutan di siang hari mungkin akan sulit tersenyum di malam hari, kemungkinan ini sudah hampir menjadi pasti tatkala tak seorang pun yang mengingatkan dia untuk tersenyum.....maka izinkan lah aku mengingatkan mu seperti seorang teman pernah mengingatkan ku, dan ku syukuri itu dengan mengingatkan mu dan semoga setelah kau teringat oleh pesan ku ini kau pun akan mengingatkan seseorang untuk tersenyum sebelum tidur......semoga ini menjadi pesan berantai pesan yang perlahan tapi selalu menyebar diantara orang orang yang peduli kepada keindahan sebuah senyuman, senyuman yang tak bermotif, senyum yang kaya akan suatu kebahagian yang tak tertahan kan untuk di bagi......dan aku akan memulainya dari diri mu ^_^ *smile*
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Response to "Tersenyum sebelum tidur:"
Post a Comment
nurut lo?