Cinta itu indah dan selalu membawa keindahan, dia bisa menyusup kedalam hati si tomboy dan si tomboy pun berubah jadi feminim, dia pun bisa menyusup ke relung hati si malas dan si malas pun telah berevolusi menjadi si rajin yang disiplin merawat diri, itu semua karena Cinta. Cinta sungguh membawa pengaruh positif ketika porsinya tepat dan si penikmat Cinta tahu batas madu dan racun tanpa harus tercampur.
Cinta membuat mu berharap bisa menghentikan waktu ketika sedang bersamanya, dan bisa mempercepat waktu ketika sedang terpisah agar cepat berjumpa. Setiap suara hanya berarti dentingan2 antik dari harpa bidadari langit yang seolah selalu duduk di pudak mu, yang setia melantunkan lagu lagu tentang keindahan Cinta, dan langit pun seolah berubah merah jambu.
Aku sangat memuja Cinta, ketika dia bisa membuat mu sejenak berhenti untuk menikmati bunga yang mekar di pinggir jalan, bunga yang tak terperhatikan oleh orang yang lalu lalang, kecuali oleh mu, engkau yang sedang jatuh Cinta.
Aku sangat mengagungkan Cinta, ketika Cinta bisa membuat mu tersenyum indah di saat mengadah, melihat langit biru dan awan putih yang seolah mengembang, seperti senyum mu yang selalu terkembang, senyum yang tipis namun begitu tebal bermakna.
TAPI!
Ketika Cinta bermuka dua dan menunjukan sisi gelapnya, kau pun jatuh dalam jurang yang dalam, sehingga diri mu merasa mahluk paling malang . Kau murung, dalam diam mu kau mengutuki diri dan air bening asin itupun menetes, engkau menangisi Cinta yang pergi. Cinta yang membuat senyum mu kekal sepanjang hari, namun cinta itu jugalah yang mencuri senyum mu dan hilang tak berjanji kembali.
Di saat itu terjadi, istana megah yang bernama Cinta itu akan ku hancurkan dengan palu palu amarah dan logika, hati merah jambu ku sejenak ku redam dan ku besarkan volume otak ku. Akan ku buka kedok mu wahai Cinta palsu, Cinta berjiwa nafsu. Akan ku buka semua tipu muslihat mu.
Di saat itu terjadi, Cinta hanyalah setara sampah2 basah, busuk. Dan sama tak berartinya seperti arwah arwah gentayangan yang dengan mudahnya ku patahkan lehernya dan ku luluh lantak hancur leburkan dengan bantingan ayat kursi.
Karena yang penting itu adalah senyum mu, tidak ada yang lain, tidak juga Cinta. Cinta bukan apa apa tanpa senyum mu.
***
Puisi ini pUyak dedikasikan untuk semua kaum hawa yang terluka oleh Cinta, yang memelas Cinta, yang merasa hidupnya tak berarti karena di tinggal Cinta. Ketika si adam minta syarat untuk suatu pembuktian Cinta, dan hati nurani mu berkata itu bukan Cinta, dan yakinlah itu memang bukan Cinta, itu cuma nafsu birahi yang bersembunyi di balik kulit Cinta. Jadi berdiri lah, hapus air mata mu, ikuti gerakanku.......
ANGKAT JARI TENGAH MU. SAY : FUCK WITH LOVE!

tUmben NyambunG ...
ReplyDeletebiasa Nya BerBalik aRah ...
MENCINTAILAH SESEORANG DENGAN KADAR YANG SESUAI DAN SEPANTASNYA SAJA ,,TANPA HARUS ADA KONTAK FISIK DAN TUBUH..
ReplyDeleteTAPI CINTA ITU LEBIH BERASA JIKA BISA SALING PEDULI DAN PERHATIAN DALAM SUKA DAN TERUTAMA DUKA,,
JIKA SEMUA DALAM KEWAJARAN MAKA KAU TAK KAN MERASA BEGITU TERLUKA KARENA LOGIKAMU MASIH HIDUP,,,
DAN KITA BISA MENGANGGAP SEMUA NYA HANYA PROSES YG HARUS DIJALANI UNTUK MENJADI LEBIH BAIK DALAM MENCINTAI YANG SEJATINYA,,
fuck with love!
ReplyDeletehaLaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhh... malesss shellu mikiri hal yang menyangkut cinta to haaa..
ReplyDeletecinta cuma salah satu bagian hidup kita aja!
ReplyDeleteada banyak hal yg lebih penting dari cinta!!!!!!
:D